Malware Mungkin sebagian anda sudah sering mendengarnya, tetapi
mungkin hanya sebagian orang yang tau tentang Malware. Berikut ini saya
akan coba memberikan beberapa keterangan dan informasi tentang apa itu
dan apa saja yang termasuk Malware Malware adalah program komputer yang
di ciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan
merupakan program yang mencari kelemahan dari software.Umumnya Malware
diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating
sistem. Berikut ini mungkin dapat membantu, definisi menurut
Wikipedia:Malware (
a portmanteau of malicious software) is software
designed to infiltrate or damage a computer system, without the owners
consent. The term describes the intent of the creator, rather than any
particular features. Malware is commonly taken to include computer
viruses, Trojan horses, and spyware. In law, malware is sometimes known
as a computer contaminant, for instance in the legal codes of
California, Virginia, and several other U.S. states. Malware is
sometimes pejoratively called scumware. Malware should not be confused
with defective software, that is, software which has a legitimate
purpose but contains errors or bugs. Berikut adalah contoh dari malware
dan keterangannya
-=Virus=-
nilah istilah yang sering dipakai untuk seluruh jenis perangkat lunak
yang mengganggu computer. Bias jadi karena inilah tipe malware pertama
yang muncul. Virus bisa bersarang di banyak tipe file. Tapi boleh
dibilang, target utama vireus adalah file yang bisa dijalankan seperti
EXE, COM dan VBS, yang menjadi bagian dari suatu perangkat lunak. Boot
sector juga sering dijadikan sasaran virus untuk bersarang. Beberapa
file dokumen juga bisa dijadikan sarang oleh virus. Penyebaran ke
computer lain dilakukan dengan bantuan pengguna computer. Saat file yang
terinfeksi dijalankan di computer lain, kemungkinan besar computer lain
itu akan terinfeksi pula. Virus mencari file lain yang bisa diserangnya
dan kemudian bersarang di sana. Bisa juga virus menyebar melalui
jaringan peer-to-peer yang sudah tak asing digunakan orang untuk berbagi
file.
=Worm=-
Worm alias cacing, begitu sebutannya. Kalau virus bersarang pada
suatu program atau dokumen, cacing-cacing ini tidak demikan. Cacing
adalah sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang
untuk menyebarkan diri. Hebatnya lagi, cacing bisa saja tidak memerlukan
bantuan orang untuk penyebarannya. Melalui jaringan, cacing bisa
bertelur di computer-komputer yang terhubung dalam suatu kerapuhan
(vulnerability) dari suatu system, biasanya system operasi. Setelah
masuk ke dalam suatu computer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di
system operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam
proses boot suatu computer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs
antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di system, dan tindakan lain.
=Wabbit=-
Istilah ini mungkin asing, tapi memang ada malware tipe ini. Seperti worm, wabbit
tidak membutuhkan suatu program dan dokumen untuk bersarang. Tetapi
berbeda dengan worm, wabbit tidak membutuhkan suatu program dan dokumen
untuk bersarang. Tetapi berbeda dengan worm yang menyebarkan diri ke
computer lain menggunakan jaringan, wabbit menggandakan diri secara
terus-menerus didalam sebuah computer local dan hasil penggandaan itu
akan menggerogoti system. Kinerja computer akan melambat karena wabbit
memakan sumber data yang lumayan banyak. Selain memperlambat kinerja
computer karena penggunaan sumber daya itu, wabbit bisa deprogram untuk
memiliki efek samping yang efeknya mirip dengan malware lain.
Kombinasi-kombinasi malware seperti inilah yang bisa sangat berbahaya.
=Keylogger=-
Hati-hati kalau berinternet di warnet. Bisa saja pada computer di warnet itu
diinstall suatu perangkat lunak yang dikenal dengan istilah keylogger
yang mencatat semua tekanan tombol keyboard. Catatan yang disimpan
dalam suatu file yang bisa dilihat kemudian itu lengkap. Di dalamnya
bisa terdapat informasi seperti aplikasi tempat penekanan tombol
dilakukan dan waktu penekanan. Dengan cara ini, seseorang bisa
mengetahui username, password dan berbagai informasi lain yang
dimasukkan dengan cara pengetikan. Pada tingkat yang lebih canggih,
keylogger mengirimkan log yang biasanya berupa file teks itu ke
seseorang. Tentu saja itu dilakukan tanpa sepengetahuan si korban. Pada
tingkat ini pula keylogger bisa mengaktifkan diri ketika pengguna
computer melakukan tindakan tertentu. Misalnya begini. Ketika pengguna
computer membuka situs e-banking, keylogger aktif dan mencatat semua
tekanan pada keylogger aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard
aktif dan mencatat semua tekanan pada keyboard di situs itu dengan
harapan nomor PIN dapat dicatat. Keylogger ini cukup berbahaya karena
secanggih apa pun enkripsi yang diterapkan oleh suatu website, password
tetap dapat diambil. Pasalnya, password itu diambil sebelum sempat
dienkripsi oleh system. Jelas dong. Keylogger merekam sesaat setelah
password diketikkan dan belum diproses oleh system.
-=Browser Hijacker=-
Browser hijacker mengarahkan browser yang seharusnya menampilkan
situs yang sesuai dengan alamat yang dimasukkan ke situs lain. Itu
contoh paling parah dari gangguan yang disebabkan oleh browser hijacker.
Contoh lain yang bisa dilakukan oleh pembajak ini adalah menambahkan
bookmark, mengganti home page, serta mengubah pengaturan browser. Bicara
mengenai browser di sini boelh yakin 100% browser yang dibicarakan
adalah internet explorer. Selain karena internet explorer adalah buatan
Microsoft, raksasa penghasil perangkat lunak yang produknya sering
dijadikan sasaran serangan cracker, internet explorer adalah browser
yang paling banyak digunakan orang berinternet. Tak heran, internet
explorer telah menyatu dengan Windows, system operasi milik Microsoft
yang juga banyak diserbu oleh cracker.
=Troya=-
Troya (Trojan) adalah malware yang seolah-olah merupakan program yang
berguna, yang menghibur, yang menyelamatkan, padahal di balik itu, ia
merusak. Kuda ini bisa ditunggangu oleh malware lain seperti seperti
virus, worm, spyware. Troya dapat digunakan untuk menyebarkan atau
mengaktifkan mereka.
=Spyware=-
Spyware adalah perangkat lunak yang yang mengumpulkan dan mengirim
informasi tentang pengguna computer tanpa diketahui oleh si pengguna
itu. Informasinya bisa yang tidak terlampau berbahaya seperti pola
berkomputer, terutama berinternet, seseorang sampai yang berbahaya
seperti nomor kartu kredit, PIN untuk perbankan elektronik (e-banking)
dan password suatu akun. Informasi tentang pola berinternet, telah
disebutkan, tidak terlampau berbahaya. Situs yang dikunjungi, informasi
yang kerap dicari, obrolan di ruang chat akan dimata-matai oleh si
spyware. Selanjutnya, informasi itu digunakan untuk menampilkan iklan
yang biasanya berupa jendela pop-up. Iklan itu berhubungan dengan
kebiasaan seseorang berinternet. Misalnya kerap kali seseorang mencari
informasi mengenai kamera digital. Jendela pop-up yang muncul akan
menampilkan, misalnya situs yang berdagang kamera digital. Adware adalah
istilah untuk spyware yang begini. Penyebaran spyware mirip dengan
Trojan. Contohnya, flashget. Ketika flashget yang dipakai belum
deregister, flashget bertindak sebagai spyware. Coba saja hubungkan diri
ke internet, jalankan flashget yang belum deregister, cuekin computer
beberapa saat, pasti muncul jendela internet explorer yang menampilkan
iklan suatu situs.
-=Backdoor=-
Ini namanya main belakang. Kepingin cepat dapat Surat Izin mengemudi.
Dari pada lewar prosedur standar yang mengharuskan test ini dan test
itu, mendingan siapkan duit buat nyogok aparat. SIM cepat di dapat tanpa
antre lama, tanpa test ini dan itu. Tidak berbeda dengan dengan contoh
bikin SIM tadi, dengan melanggar prosedur, malware berusaha masuk ke
dalam system untuk mengakses sumber daya serta file. Berdasarkan cara
bekerja dan perilaku penyebarannya, backdoor dibagi menjadi 2 grup. Grup
pertama mirip dengan Troya. Mereka secara manual dimasukkan ke dalam
suatu file program pada perangkat lunak dan kemudian ketika perangkat
lunak itu diinstall, mereka menyebar. Grup yang kedua mirip dengan worm.
Backdoor dalam grup ini dijalankan sebagai bagian dari proses boot.
Ratware adalah sebutan untuk backdoor yang mengubah computer menjadi
zombie yang mengirim spam. Backdoor lain mampu mengacaukan lalu lintas
jaringan, melakukan brute force untuk meng-crack password dan enkripsi.,
dan mendistribusikan serangan distributed denial of service.
-=Dialer=-
Andaikata computer yang digunakan, tidak ada hujan atau badai,
berusaha menghubungkan diri ke internet padahal tak ada satu pun
perangkat lunak yang dijalankan membutuhkan koneksi, maka layaklah
bercuriga. Computer kemungkinan telah terjangkit oleh malware yang
terkenal dengan istilah dialer. Dialer menghubungkan computer ke
internet guna mengirim kan informasi yang didapat oleh keylogger,
spyware tau malware lain ke si seseorang yang memang bertujuan demikian.
Dia dan penyedia jasa teleponlah yang paling diuntungkan dengan dialer
ini.
-=Exploit dan rootkit= -
Kedua perangkat ini bisa dibilang malware bisa pula tidak. Kenapa
begitu? Penjelasanya kira-kira begini. Exploit adalah perangkat lunak
yang menyerang kerapuhan keamanan (security vulnerability) yang spesifik
namun tidak selalu bertujuan untuk melancarkan aksi yang tidak
diinginkan. Banyak peneliti keamanan computer menggunakan exploit untuk
mendemonstrasikan bahwa suatu system memiliki kerapuhan. Memang ada
badan peneliti yang bekerja sama dengan produsen perangkat lunak.
Peneliti itu bertugas mencari kerapuhan dari sebuah perangkat lunak dan
kalau mereka menemukannya, mereka melaporkan hasil temuan ke si produsen
agar si produsen dapat mengambil tindakan. Namun begitu exploit kadang
menjadi bagian dari suatu malware yang bertugas menyerang kerapuhan
keamanan. Berbeda dengan exploit yang secara langsung menyerang system,
rootkit tidak demikian. Rootkit dimasukkan ke dalam computer oleh
penyerang setelah computer berhasil diambil alih. Rootkit berguna untuk
menghapus jejak penyerangan, seperti menghapus log dan menyembunyikan
proses malware itu sendiri. Rootkit juga bisa mengandung backdoor agar
di hari depan nanti, si penyerang bisa kembali mengambil alih system.
Rootkit ini sulit di deteksi, pasalnya rootkit ditanam pada system
operasi di level kernel, level inti system operasi. Cara terbaik yang
bisa diandalkan untuk mendeteksi ada tidaknya rootkit di computer adalah
dengan mematikan computer dan boot ulang tidak dengan harddisk
melainkan dengan media lain seperti CD-ROM atau disket USB. Rootkit yang
tidak berjalan tak dapat bersembunyi dan kebanyakan antivirus dapat
mengidentifikasikannya. Produsen perangkat keamanan biasanya telah
mengintegrasikan pendeteksi rootkit di produknya. Meskipun rootkit di
menyembunyikan diri selama proses pemindaian berjalan, antivirus masih
bisa mengenalinya. Juga bila rootkit menarik diri dari system untuk
sementara, antivirus tetap dapat menemukannya dengan menggunakan deteksi
sidik jari alias byte unik dari rootkit. Rootkit memang cerdik. Dia
bisa menganalisis proses-proses yang sedang berjalan. Andai ia
mencurigai suatu proses sebagai tindak tanduk antivirus, ia bisa
menyembunyikan diri. Ketika prose situ selesai, ia aktif kembali. Ada
beberapa program yang bisa dipakai untuk mendeteksi adanya rootkit pada
system. Rootkit detector kit, chkrootkit dan Rkhunter adalah contoh yang
bisa digunakan.
-=Rootkit=-
Rootkit adalah kumpulans oftw are yang bertujuan untuk menyembunyikan
proses, file dan data sistem yang sedang berjalan dari sebuah sistem
operasi tempat dia bernaung. Rootkit awalnya berupa aplikasi yang tidak
berbahaya, tetapi belakangan ini telah banyak digunakan oleh malware
yang ditujukan untuk membantu penyusup menjaga aksi mereka yang ke dalam
sistem agar tidak terdeteksi. rootkit hadir di beragam sistem operasi
seperti,Linux,S olaris dan
Microsoft Windows. Rootkit ini sering merubah bagian dari sistem operasi dan juga menginstall
dirinya sendiri sebagai driver atau modul kernel.
ilmugrafis indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar